Jadi Pro Bikin Video Pendek, Pakai Galaxy S22 Ultra 5G

CakrawalaRafflesia — Tren video pendek semakin meningkat berkat dukungan situs jejaring sosial seperti Tiktok, Instagram maupun Youtube. Tapi membuat video pendek yang bagus terkadang butuh keterampilan dan kreativitas. Untungnya Galaxy S22 Ultra 5G bisa menjembatani hal tersebut.

Dalam hal pembuatan video pendek, Galaxy S22 Ultra 5G ternyata sudah menyediakan berbagai fitur menarik. Bahkan dengan fitur yang tersedia ini, kita bisa menghasilkan atau merekam video berkualitas tinggi layaknya professional. Kok bisa?

Sebelum menjawab lebih jauh, patut diketahui jika smartphone ini mengusung kamera utama 108MP ISOCELL HM3. Dipadukan dengan kamera ultrawide 12MP, kamera telephoto 10MP dengan OIS 3x zoom, serta kamera periskop 10MP dengan OIS 10x.

Kemudian, Galaxy S22 Ultra 5G disokong chipset Snapdragon 8 Gen 1 yang memiliki teknologi Snapdragon Sight sekaligus menjadi ISP 18-bit pertama dari Qualcomm. Teknologi ini memungkinkan kamera merekam gambar dengan cakupan warna lebih dari 1 miliar warna pada video HDR 8K.

Itu jika bicara soal hardware yang mendukung kemampuan kamera. Lalu apa yang membuat smartphone ini impresif untuk membuat video pendek? Ternyata pada fitur dan teknologi pendukung video. Apa saja sih? Simak ulasan berikut:

Pro Video Mode

video pendek pro mode

Pro Video memungkinkan kita mengutak-atik mikrofon untuk mendapatkan audio terbaik saat merekam video. Fungsi Zoom-in MIC (Audio zoom) pada mode ini bisa merekam audio dari arah datangnya suara menggunakan kombinasi 3 built-in mic saat merekam. Hingga mengatur volume masing-masing mic.

Di mode ini, kita bisa menggunakan Galaxy S22 Ultra 5G layaknya kamera professional. Pengaturan bisa kita lakukan sendiri sehingga hasil video pendek bisa dibuat sesuai keinginan. Beberapa pengaturan dalam Pro Video mode mulai dari ISO, shutter speed, white balance hingga fokus manual.

Baca Juga :  Cara Mengubah HP Android Jadi Mouse Komputer

Lantas dipadukan dengan kecanggihan pro grade camera Galaxy S22 Ultra 5G yang memiliki sensor besar, mampu menangkap lebih banyak cahaya dan membuat video low light lebih cerah.

Disempurnakan ISP berbasis AI canggih, hasil video pendek jadi lebih impresif. Konten lebih jernih, tajam dan detil dalam berbagai kondisi.

Untuk mendapatkan hasil akhir lebih keren, kita bisa menggunakan built-in video editor Galaxy S22 Ultra 5G nan simpel tapi powerful. Kita bisa mengedit video mulai dari menambah musik, memotong scene, mengatur speed, transisi, animasi hingga menyisipkan teks.

Super Steady

super steady

Buat menghasilkan video pendek yang bagus stabilisasi gambar adalah kunci utama. Nah, Galaxy S22 Ultra 5G sudah menyiapkan fitur yang sangat membantu, Namanya Super Steady. Dengan fitur ini kita dapat merekam video ultra stabil layaknya memakai gimbal.

Super Steady memadukan hardware (OIS) dan software (EIS). Kamera Samsung Galaxy S22 Ultra 5G sendiri memiliki OIS yang dapat mengoreksi sudut 58% lebih lebar ketimbang pendahulunya. Sementara untuk EIS, sudah menggunakan frekuensi pengambilan sampe gerakan 4 kali lebih tinggi.

Nah, kombinasi ini menghasilkan rekaman yang mulus, bahkan saat pengguna berjalan cepat saat melakukan pengambilan gambar. Fitur ini bisa berjalan di resolusi Full HD pada 60 fps atau 30 fps.

Diperkuat teknologi Super HDR yang akan menciptakan hasil rekaman lebih realistis berkat kontras optimal, detail dan warna lebih jernih. Kondisi backlight pun tidak akan mengganggu hasil video di Galaxy S22 Ultra 5G berkat teknologi 12-bit HDR.

Auto Framing

Saat merekam video terkadang kita ingin komposisi rekaman selalu terjaga. Samsung memahami hal ini dan memberikan solusi yang mempermudah pengguna Galaxy S22 Ultra 5G. Kini pengguna bisa merekam video lebih aesthetic dengan fitur Auto Framing.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Kamera HP Buram dan Berembun

Fitur unik ini bisa menjaga subjek video tetap berada di tengah apapun yang terjadi. Menarik bukan? Contohnya ketika subjek berjalan menjauh dari kamera, video otomatis melakukan reframing dan melakukan zoom in untuk menjaga subjek tetap di tengah frame secara proporsional.

Begitu pun saat subjek berjalan kembali ke dekat kamera, video akan melakukan zoom out untuk kembali menyesuaikan posisi subjek di dalam video. Artinya, dengan fitur Auto Framing, hasil video senantiasa memiliki komposisi ideal.

Fitur ini juga sangat berguna ketika Anda harus merekam diri Anda menggunakan tripod. Meski tanpa bantuan fotografer, ponsel akan senantiasa melacak dan mengikuti posisi Anda.

auto framing

Auto FPS

Selain itu, terdapat fitur baru lainnya yang memudahkan pengguna untuk merekam video bermutu tinggi kapanpun dan di manapun. Satu di antaranya adalah Auto FPS.

Melalui fitur ini, sistem kamera akan menyesuaikan frame rate video secara otomatis tergantung intensitas cahaya yang ditangkap oleh sensor kamera. Secara default, video akan direkam pada kecepatan 60 FPS apabila cahaya yang diterima terbilang terang.

Namun saat malam atau temaram, frame rate bisa diturunkan hingga 15 FPS agar sensor dapat menangkap lebih banyak cahaya dan membuat video terlihat lebih bagus dan bisa dinikmati.

Menariknya, sistem AI pada kamera Samsung akan mensintesis frame bagian tengah untuk mengisi celah dari video 15 FPS agar terlihat mulus, kemudian menayangkan ke penonton pada kecepatan 24 FPS.

Nah, bagaimana mudah bukan untuk membuat video pendek ala profesional?

Tinggalkan komentar